(Bagian 1) : Peran Mentor dalam Kesuksesan Berkarir

by Ellyza Rachmawati

Hai Agan dan Sista! Kembali lagi bareng ane, Maya Arvini. Buat yang belum tau siapa ane silahkan klik link ini ya. Beberapa Minggu belakangan, ane udah nulis tips-tips buat agan dan sista di kaskus seputar karir. Penasaran sama apa aja yang udah ane tulis? Cek ada di kategori “News & Info”, forum “Bisnis” sub forum “Dunia Kerja dan Profesi”, disitu agan dan sista bisa baca thread-thread yang udah pernah ane tulis.

Ane mau ngucapin Selamat Idul Fitri 1436H . Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

Sebelum kita mulai ane mau perjelas aturan sharing dan diskusi di thread ane ini :

1. Ane baca dan reply thread setiap hari jam 8 – 9 malem kecuali hari sabtu & minggu.

2. Untuk yg mau nanya boleh banget tapi ane ga akan jawab pertanyaan yg bersifat komplen, ber aura negatif, bikin semua yg baca jadi bete.

3. Ane ga melayani pertanyaan konsultasi seputar produk Microsoft, IBM dan pertanyaan-pertanyaan seputar pribadi ane.

4. Ane hanya akan jawab agan yg nanya dengan sopan. Sopan adalah syarat wajib kita berdiskusi. Kalau thread ane atau jawaban ane ga memuaskan ga perlu di hina apalagi sampai kasar menghina pekerjaan ane atau numpang nampang di thread ane. Kita harus menghargai orang lain supaya orang lain menghargai kita.

Minggu lalu ane udah bahas tentang tips sukses jadi karyawan magang. Yang belum sempet baca, bisa klik link ini

Kali ini ane akan membahas tentang (Bagian 1) : Peran Mentor dalam Kesuksesan Berkarir. Cekidot ya.

Sumber : dokumen pribadi, ane bersama salah satu mentor ane waktu peluncuran buku Career First

Quote:“If I hadn’t had mentors, I wouldn’t be here today. I’m a product of great mentoring, great coaching… Coaches or mentors are very important. They could be anyone–your husband, other family members, or your boss.”
-Indra Nooyi, the CEO of PepsiCo-

Sebenarnya apa sih definisi mentor ? Yang disebut mentor adalah sesorang yang lebih senior daripada kamu, berpengalaman banyak dalam bidangnya, memiliki integritas yang telah teruji, dan dapat menjadi pembimbingmu secara obyektif. Siapapun bisa menjadi mentormu. Baik dosen, teman, senior, public figure, dll. Namun mentor yang paling objektif adalah orang-orang di luar lingkungan keluarga dan kantor. (Sumber : Career First hal 131). Sedangkan mentee adalah sebutan untuk agan atau sista yg belajar dari mentor.

Banyak orang masih salah kaprah dengan pengertian mentor, jadi ketika sudah punya role model atau idola atau panutan lantas serta merta menjadikan mereka mentor kita. Menurut ane, mentor yg tepat itu tidak hanya orang yg lebih senior dan berpengalaman tetapi memang kenal kamu luar dalam dan mengikuti karir dan kehidupan kamu. Agan bisa saja punya idola dan role model diluaran sana, bisa juga public figure atau orang terkenal, tetapi kalau mereka ga kenal agan mereka kurang tepat disebut mentor.

Memiliki mentor adalah hal yang tak bisa terpisahkan dari pencapaian kesuksesan seseorang. Pengalaman, nasehat, dan bimbingan dari para mentor menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Apa yang diberikan oleh mentor-mentor ane nggak akan bisa ane temukan di buku ataupun pelajaran kuliah. Ane bisa bertanya dan berdikusi tentang apapun besama mentor-mentor ane terutama dalam hal karir ataupun kehidupan.
Dalam hal ini, hubungan yang dijalin dengan mentor seperti hubungan guru dan murid. Mentor yang baik akan memahami bagaimana karakter dan kepribadian orang yang dibimbing. Jadi, jika agan dan sista melakukan kesalahan, para mentor tersebut akan mengingatkan dan membimbing kita untuk bisa memperbaiki kesalahan tersebut.


Sumber : http://qubehrm.com/blog/author/qubehrm

Ane sendiri punya beberapa mentor yang memang ahli di bidang-bidang tertentu dengan latar belakang yang berbeda-beda. Yg harus diingat ga ada orang yg bisa semua hal. Jadi ketika ane ingin diskusi spesifik tentang manage orang, ane akan nanya mentor ane yg jago ttg manage orang. Lain lagi kalau ane mau diskusi mengenai mengembangkan bisnis dan jualan, ane punya mentor lain lagi.
Kenapa peran mentor penting untuk kesuksesan berkarir ? Berikut alasannya.

1. Terjadi sharing, brainstorming dan diskusi.

Hal yang pasti dilakukan pada saat mentoring. Topik-topik dalam diskusi bisa diambil dari lingkup kerja. Sebagai mentee atau anak didik, agan harus berperanaktif, harusbersikapterbuka, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan tidak segan atau malu untuk memberikan pendapat ketika mentor bertanya opini kita tentang sesuatu hal.

2. Membantu tujuan karir kita. 
Mentor adalah orangyang memiliki banyak pengalaman baik dalam kariri ataupun kehidupan. Pengalaman dari para mentor dapat menjadi acuan agan dan sista dalam mencapai tujuan karir. Para mentor akan memberikan arahan yang pastinya sesuai dengan kemampuan agan dan sista.

3. Membantu dalammengatasi kesulitan kerja atau menghadapi masalah di kantor
Para mentor pasti juga sudah banyak mengalami kejadian yang agan sista hadapi khususnya di kantor. Jadi, para mentor bisa saja memberikan tips dalam berbagai tindakan yang akan agan sista lakukan. Ane sendiri paling banyak belajar mengenai navigasi office politics dari mentor-mentor ane. Dari situ ane bisa tahu gimana cara ngadepin dan bertahan di lingkungan kompetisi karir yang tidak sehat.

4. Membangun networking
Mentor biasanya adalah orang Sukses dibidangnya sehingga dengan hubungan yg terjalin baik antara agan dengan mentor agan membuat hubungan agan dan mentor menjadi lebih dekat. Ada kalanya jika ada suatu keperluan apapun bentuknya, mentor agan bisa mengenalkan agan kepada kenalan mereka. Yg pasti agan ga bisa ngarep-ngarep banyak karena kalau menurut ane justru anggep ini sebagai bonus. Itu juga tergantung pembawaan kita kepada mentor kita. Networking sendiri sangat penting untuk kesuksesan berkarir. Jadi jika kesempatan datang, gunakan kesempatan sebaik-baiknya, disadari atau tidak para mentor bisa membukakan “pintu gerbang” kesuksesan kita.

Quote:“Always be learning. Find great mentors. Build your network.”
-On Lee- CTO, GDP Venture[B]

(Sumber : Career First hal.135)


Sumber : http://motivationgrid.com/reasons-yo…-get-a-mentor/

Pertanyaan yang paling sering ditanya ketika membahas mengenai mentor, gimana caranya cari mentor? Secara ringkas mentor bisa ditemukan melalui program-program tertentu seperti pada saat magang, program beasiswa, atau program mentoring kampus dan training kerja. Program seperti ini saat ini sudah banyak, ane sendiri juga aktif sebagai mentor dari program Young on Top, Sampoerna Foundation dan Cewe Quat.
Mentor juga bisa di temukan ketika agan kuliah misalnya senior waktu Kuliah, bisa juga keluarga sendiri atau dari kerja bareng di kantor. Ada banyak cara yg kadang-kadang bisa ga sangka-sangka malah ketemu mentor. Lebih detil mengenai gimana caranya mencari mentor akan ane bahas di Bagian Kedua dari thread ini.
Selanjutnya, bagaimana proses mentoring bisa berjalan setelah kita memiliki mentor? Tentu saja dengan menyepakati bentuk hubungan antara mentor dan mentee. Yg pasti resepnya adalah menjalin komunikasi yg baik dimulai dengan menanyakan saran, pendapat maupun meninta nasihat kepada mentor. Setelah terjalin hubungan yang baik antara agan sista dan mentor lalu gimana sis proses mentoring antara mentor dan mentee bisa berjalan? Berikut penjelasan dari ane.

1. Tetapkan hubungan dengan mentor seperti guru dengan anak didik
Agan dan sista harus menjelaskan tentang hubungan dengan mentor agan yg seperti guru dengan anak didik. Dimana hubungan ini akan dijalan kan melalui diskusi baik secara tatap muka langsung, telepon, tertulis via email, chat dan lain sebagainya. Setelah yakin mentor agan memang ikhlas untuk
Komunikasikan pula apa yang agan sista harapkan dari orang yang bersangkutan melalui proses mentoring, sehingga mentor agan sista tahu apa yang harus dilakukan dan apa-apa saja yang menjadi batasan.

2. Menjaga komunikasi baik melalui email , messaging, dan bertemu secara langsung
Komunikasi adalah aspek yang sangat penting dalam menjalin hubungan. Kalo komunikasi yang terjalin kurang baik atau kurang efektif, bisa dipastikan hubungan agan sista dengan mentor juga akan mengalami hal yang sama. Penting untuk agan sista untuk selalu memberikan update informasi kepada mentor terutama mengenai pencapaian agan dalam karir. Komunikasi dapat dijalin melalui pertemuan secara langsung, telepon ataupun tertulis melalui email atau chat.

3. Mentor terlibat dalam proses pencapaian karir
Mentor hanya bisa terlibat secara aktif jika inisitatif datang dari kita sebagai mentee. Caranya tidak hanya komunikasi yg dijalin secara baik tetapi juga terus memberikan update informasi mengenai proses pencapaian karir, hambatan yg kita hadapi termasuk dengan prestasi yg telah dicapai. Mentor harus diberikan informasi yg komplit dan menyeluruh sehingga bisa memberikan masukan yg tepat kepada kita.

4. Hubungan mentor dan mentee bersifat mutual (dua arah)
JIka kita memiliki mentor dipastikan kita akan mendapat banyak masukan, ilmu, pengalaman dari mentor kita. Dimana kita mendapatproses pembelajaran sehingga kita bisa meningkatkan skill, pengetahuan, dan network dari mentor yang akan membantu pencapaian karir kita di masa depan. Tidak hanya itu, sebagai anak didik, agan dan sista juga harus memberikan kontribusi positif kepada mentor. Iya dong apalagi jika mentor sudah menyediakan waktu dan tenaga secara sukarela tentu saja jika mentor kita butuh bantuan kita juga harus membantu, itu yg disebut dua arah. Yg paling sederhana dengan membuktikan kita juga punya kemampuan, prestasi dan suatu hari nanti bisa Sukses sebagai anak didiknya. Kesuksesan kita sebagai anak didik merupakan kesuksesan mentor.

Agan sendiri jika punya passion untuk sharing dan punya banyak pengalaman, agan juga bisa jadi mentor. Ga harus menunggu agan Sukses dulu, yg penting niat kemudian dijalankan karena berbagi dengan org lain itu menyenangkan.


“Sumber : Dokumen pribadi. Ane bersama mentor dan mentee dari program Young on Top Campus Ambassador Batch 5”

Itu dulu sharing dari ane mengenai peran mentor dalam kesuksesan berkarir. Sampai ketemu di thread lanjutan (Bagian kedua) : Ini cara mencari mentor.

Twitter : @mayaarvini
Facebook : Maya Arvini & Career First
www.mayaarvini.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *